Rabu, 08 Mei 2013

SYAIR

Syair Ken Tambuhan

Lalulah berjalan Ken Tambuhan
diiringkah penglipur dengan tadahan
lemah lembut berjalan pelahan-lahan
lakunya manis memberi kasihan

Tunduk menangis segala puteri
Masing-masing berkata sama sendiri
Jahatnya perangai permaisuri
Lakunya seperti jin dan peri

Syair Abdul Muluk

Berhentilah kisah raja Hindustan
Tersebutlah pula suatu perkataan
Abdul Hamid Syah Paduka Sultan
Duduklah Baginda bersuka-sukaan

Abdul Muluk putera Baginda
Besarlah sudah bangsa muda
Cantik menjelis usulnya syahda
Tiga belas tahun umurnya ada

Parasnya elok amat sempurna
Petak majelis bijak laksana
Memberi hati bimbang gulana
Kasih kepadanya mulia dan hina

SYAIR


SUNGGUH


 by danyalmim

Terlalu banyak lentera yang aku pecahkan
tentu saja kini aku harus merangkak dan meraba dalam gelap
terlalu sering aku membuang kotoran di mata airmu
jelas kini aku harus merasakan haus yang teramat sangat
terlalu sering aku melupakan betapa indahnya engkau
sungguh, kini aku merasa sangat jauh darimu

SYAIR



PUJANGGA KESEPIAN
by danyalmim

Dia sang pujangga
menuliskan sajak puisi
puisi tentang kerinduan
rindu akan datangnya sang penyejuk jiwa
Dia bertanya pada burung
pada gelap malam
adakah Ia pernah singgah
untuk menyapa engkau
mereka tak menjawab
hanya tersenyum kecil
dalam dan penuh makna
Dia sang pujangga
memejamkan kedua matanya
berlinangkan air mata
membasahi baju lusuhnya
Dia jauh dari dunia fana
tapi ia lebih dekat dengan cinta

SERULING DAN PADANG RUMPUT 

by danyalmim Padang rumput nan hijau

di bawah naungan langit biru
Terhampar luas tak terbatas
sejuk aroma embun pagi
tersenyum dan bercanda
bersama lembut belaian angin
kulihat seorang tampan dan gagah
menatap tajam ke arah matahari
Dari matanya terpancar makna
dari wajahnya terpancar cahaya
Ia melantunkan sebuah syair
diiringi merdu suara seruling
Memecah belenggu fatamorgana
Aku seperti hanyut terbawa
lebur bersama aliran darahku
Dia menggandeng tanganku
Mengajakku menyusuri aliran sungai
Kemudian duduk di tepian
Menunggu terbitnya sang surya
akan aku tunggu dan selalu kutunggu

SYAIR



KAPAN
by danyalmim

seringkali aku merasa bosan
menunggu datangnya sang rembulan
setiap malam aku bernyanyi
berharap ia ada di sini
kucoba tepiskan semua rindu
namun ia semakin membelenggu
melumpuhkan semua nafsuku
aku ingin segera bertemu
untuk aku tumpahkan hasratku
aku ingin duduk di sampingmu
menyanyikan sebuah syair bersamamu
kukejar sang mentari
mungkin ia ada di sana
namun semakin aku berlari
panasnya semakin menyengatku

SI PUTIH
by danyalmim

pernah aku berfikir untuk sembunyi
menghindari gejolak di dalam hati
namun semakin aku berlari
ia pun terus mengikuti
bayangannya semakin menjeratku
menawarkan segala pujian
menawarkan segala kemunafikan
Tuhan bimbinglah hati ini
dan jagalah jiwa ini
Agar ia melepaskanku untuk dapat mencintainya
pernah aku singgahi di dalam rongga jiwa
aku semakin terpanah olehnya
semakin tenggelam dalam rayuannya
entah apa yang harus aku lakukan
untuk dapat lepas dari pesonanya
Tuhan bimbinglah hati ini
dan jagalah jiwa ini
Agar ia melepaskanku untuk dapat mencintainya